Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Jun 2023 17:11 WIB

Gerakan Pemuda Marhaenis Rayakan Dies Natalis ke-76 dengan Penuh Semangat Kebhinekaan dan Aspirasi Indonesia Maju


 Gerakan Pemuda Marhaenis Rayakan Dies Natalis ke-76 dengan Penuh Semangat Kebhinekaan dan Aspirasi Indonesia Maju Perbesar

SUMBERNARASI – Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) merayakan Dies Natalis ke-76 bertajuk “ Merawat Kebhinekaan, Menjaga Peradaban Nusantara, Menuju Indonesia Maju” yang diadakan di Graha Sucofindo Lantai 2, Jalan Raya Pasar Minggu Kav, 34 Pancoranmas, Jakarta Selatan pada Rabu, 31 Mei 2023.

Terlihat beberapa tokoh yang hadir dalam Dies Natalis tersebut diantaranya Ketua Umum GPM, Ir. Emir Moeis, Msc, Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Taufan Bakri, Tokoh Nahdatul Ulama, Gus Nuril Arifin Husein, Sekretaris Jenderal GPM, Ir. Satyo Hadi Wibowo, GNP, Ketua DPC GPM se-Jabodetabek.

Untuk mengisi kegiatan Dies Natalis, GPM menyelenggarakan dua kegiatan sekaligus diantaranya donor darah dan Sarasehan. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars marhaen serta pembacaan teks “Pancasila”. Kegiatan Donor Darah dilaksanakan di Graha Bhima Sakti, Jalan Raya Pasar Minggu, Kompleks TNI AU Triloka Blok A, 10 Pancoramas, Jakarta Selatan pada Rabu, 31 Mei 2023 pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB pagi. Sementara itu, acara Sarasehan dilaksanakan di Graha Nandhika- Graha Sucofindo lantai 2, Jalan Raya Pasar Minggu Kav, 34 Pancoranmas, Jakarta Selatan yang diadakan mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Di selang acara Sarasehan, GPM juga melaksanakan pelantikan pengurus DPC Gerakan Pemuda Marhaenis se-Jabodetabek dan pernyataan aspirasinya memberi dukungan pada Ganjar Pranowo yang menjadi calon Presiden 2024 serta pemotongan tumpeng untuk para kader muda. Deklarasi Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024 mendapat respon meriah dari para hadirin. GPM sendiri melihat potensi besar dalam kepemimpinan Ganjar Pranowo dan mempercayainya sebagai sosok yang mampu mewujudkan aspirasi pemuda nasional.

Dalam sambutannya, Ketua Umum GPM, Ir. Emir Moeis, Msc menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan Dies Natalis yang ke-76 ini. Ia berharap agar Marhaen terus bertahan agar demokrasi dan kebebasan terus ada.

“Puji dan syukur kita panjat kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa karena pada hari ini kita bisa berkumpul bersama memperingati dengan mengadakan kegiatan Dies Natalis untuk gerakan pemuda yang ke-76, ini sudah melebihi dari umur saya dan umur kita semua di sini. Selama 76 tahun kita tetap bisa eksis, meski terkena gonjang-ganjing selama masa orde baru di mana pada saat itu terjadi Soekarnonisasi, ilustrasi marhaen yang seolah disamakan sebagai sebuah organisasi yang terlarang saat itu. Marhaen harus kita pertahankan untuk seterusnya agar demokrasi dan kebebasan ini bisa terus ada di bumi Nusantara” ujarnya

Emir Moeis juga menyampaikan bahwa banyak gerakan pemuda namun berbeda dengan GPM karena baginya GPM memiliki tujuan berbeda. “Saat ini banyak gerakan pemuda, tapi kita beda, karena kita bukan gerakan pemuda yang untuk urusan keamanan urusan tempur, urusan persatuan atau untuk jadi debt collector, enggak, bukan ke sana tujuan kita, tujuan kita lebih mulia yakni mengembalikan rasa atau cinta, gelora marhaenis”, ujarnya lebih lanjut.

Untuk diketahui, Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Ideologi ini dibesarkan oleh Ir. Soekarno dari pemikiran Marxisme yang diterapkan sesuai nature dan culture Indonesia. Adapun ideologi ini bertujuan untuk mengangkat harkat hidup massa Marhaen yang memiliki alat produksi namun masih tertindas. Pengertian Marhaen lainnya ialah seluruh golongan rakyat kecil yang hidupnya selalu dalam cengkeraman orang-orang kaya dan penguasa, borjuis atau kapitalis.

Gus Nuril juga memberikan sambutannya yang berisikan apresiasi kebangkitan GPM dalam sudut pandang bersatunya kekuatan nasionalis religious. “Rasa Nasionalisme-lah yang membuat NKRI ini masih tegak berdiri. Berkolaborasi dengan kekuatan religius dalam menangkal pengaruh asing yang kini sedang menggerus NKRI. Kita pewaris asli Indonesia dengan segala sumberdaya alam dan manusianya sejatinya adalah kekuatan maha dahsyat pemersatu bangsa dan negeri ini. Maka kaum Marhaen yang memiliki ideologi Marhaenis harus dapat menjaga  dan mempertahankan NKRI sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

Gerakan Pemuda Marhaen saat ini telah memiliki DPD, DPC 34 dan hingga kini total keseluruhannya berjumlah 38. Walaupun belum bisa mengakomodir hingga ke Papua, namun di Aceh, GPM sudah mulai ada dan saat ini sedang menembus ke Sumatera Barat. ” Maaf saya sebutkan perjuangan, memang di GPM ini banyak anggota dari PDI Perjuangan tapi musisinya kader dari GPM dan bukan onderdilnya partai politik, jadi siapapun boleh ada di dalam Marhaen, seperti PSI ada di dalam rumah ini, silakan, yang penting adalah cita-cita dan ajaran ideologi Pancasila Marhaen ini disadari oleh semuanya agar NKRI ini bisa bertahan” sebut Ketua Umum GPM, Emir Moeis.

Bila melihat kebelakang, Gerakan Pemuda Marhaen sendiri memiliki sejarah panjang. Pasang surut di era oder lama, orde baru hingga orde reformasi telah dilaluinya. Segala bentuk euphoria kejayaan, tekanan politik hingga kebangkitan kembali organisasi menjadi catatan dalam sejarah. GPM menjadi salah satu organisasi yang masih mampu bertahan dalam dalam tekanan doktrin orde baru. De-soekarnoisasi 32 tahun  kekuasaan orde baru kepada GPM melahirkan keretakan secara sistematis. “Namun kuatnya ideologi Marhaenisme dari Bung Karno yang ditanamkan kepada kader Nasionalis-Marhaenis tidak membuat GPM lantas mati” ungkap ketua umum GPM.

Penulis : Lms

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Perkuat Semangat Persatuan, Ananda Emira Moeis Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Loa Bakung

15 November 2024 - 04:05 WIB

Wujudkan Lingkungan Aman dan Nyaman: Ananda Moeis gelar Sosialisasi Perda No. 4 di Karang Asam Ulu

11 November 2024 - 05:06 WIB

Ananda Emira Moeis: Pendidikan Inklusi Adalah Hak Setiap Anak di Kalimantan Timur

4 November 2024 - 13:16 WIB

Rusmadi Wongso Resmi Mundur dari PDI Perjuangan Usai Kontroversi Kampanye

1 November 2024 - 14:14 WIB

Siap Tempur di Pilkada 2024, PDI Perjuangan Optimis Raih Target 70 Persen

10 October 2024 - 14:26 WIB

DPD GAMKI KALTIM kecam DPR RI yang abaikan putusan Mahkama Konstitusi

22 August 2024 - 03:51 WIB

Foto : ilustrasi Rapat Baleg DPR RI
Trending di Advertorial